“Hari ini untuk pengamanan di Balai Kota dan gedung DPRD Jatim kami kerahkan 1366 anggota Kepolisian bersama TNI untuk mengamankan demo,” imbuh Kapolrestabes Surabaya.
Dalam aksinya, massa berjumlah sekitar 300 orang menuntut kestabilan perekonomian Nasional, Menolak kenaikan BBM, menolak kenaikan harga minyak, menolak kenaikan PPN 11% dan menstabilkan harga minyak goreng.
Hingga demo berakhir, pihak Kepolisian masih berjaga dan memastikan arus lalu lintas kembali normal. Selain menyiapkan menu nasi dan minuman, pihak Polrestabes Surabaya juga memborong barang dagangan penjual asongan yang ada di sekitar lokasi aksi untuk berbuka puasa Bersama.
“Karena ini bulan puasa kami dari pihak Polrestabes Surabaya menyiapkan makanan untuk sekedar membatalkan puasa adik-adik mahasiswa,” tutup Kombes Pol A. Yusep Gunawan.
Salah-satu pedagang asongan yang berada dilokasi tersebut, mengucap banyak terimakasih kepada pihak Kepolisian yang telah membantu memborong dagangannya di bulan yang penuh berkah ini.
“Alhamdulillah terimakasih pak Polisi sudah di borong dagangan saya buat untuk buka puasa teman-teman Mahasiswa,” ujar Adi salah satu pedagang.//









