Banyuwangi, seblang.com – Program asuransi nelayan yang ditawarkan paslon bupati-wakil bupati BanyuwangicIpuk-H Sugirah seperti gambaran seorang nelayan yang terseret arus jauh ke tengah lautan lepas.
Sehingga ia berharap bertemu daratan untuk bisa berlabuh dan berfikir sejenak untuk terus melanjutkan hidup dan kehidupan.
Jadi Program Asuransi Nelayan sangat dibutuhkan oleh masyarakat nelayan yang ada di wilayah Banyuwangi yang tersebar mulai kawasan pantai kecamatan Wongsorejo di wilayah utara sampai dengan pantai Rajegwesi kecamatan Pesanggaran di wilayah selatan.
Menurut Sukardi, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pondok Layar Kampung Mandar Banyuwangi pihaknya sangat bersyukur apabila Bu Ipuk menjadi bupati Banyuwangi karena ada program asuransi untuk nelayan yang selama ini sangat diimpikan komnitas nelayan.
”Karena pernah teman kami menglami kecelakaan terkena baling-baling kapal dan harus mendapatkan 40 jahitan namun klaim asuransinya bisa tidak keluar. Kondisi riil yang cukup memprihatinkan!,” jelas P Kardi.
Kemudian dalam kasus lain salah seorang nelayan yang melaut sendirian mendapat musibah kapalnya menabrak batu karang sehingga pecah dan yang yang bersangkutan meninggal dunia di laut juga tidak keluar masuk klaim asuransinya, imbuh pria asli Kampung Mandar itu.











