Mereka mencontohkan, program peningkatan SDM yang dimaksud oleh para Kades meliputi pelatihan teknis penyelenggaraan pemerintahan desa. Pelatihan Citizen Jurnalism, guna mengasah kemampuan personal branding dan lainnya. Termasuk aksi pelibatan pemerintah desa setiap kegiatan Reses.
Selanjutnya terkait alokasi anggaran untuk pemerintah desa, para kades se Kabupaten Banyuwangi, berharap ada peningkatan Alokasi Dana Desa (ADD) sampai dengan 25 persen. Selain itu perlu adanya anggaran Bantuan Keuangan Khusus untuk seluruh desa yang dilaksanakan secara padat karya tunai, dan dana operasional Kades.
Sesuai arahan Bunda Jeanette, Ketua DPD Partai NasDem Banyuwangi, langsung mengintruksikan kepada anggota Fraksi untuk mengawal aspirasi para Kades.
“Saya perintahkan kepada Fraksi NasDem guna memastikan peningkatan ADD sebesar 25 persen, masuk dalam KUA PPAS dan RAPBD Kabupaten Banyuwangi tahun 2023. Jika itu tidak masuk, Fraksi tidak usah ikut dalam pembahasan hingga pengesahan,” tegas Supriyadi.
“Jika ada anggota Fraksi yang tidak mentaati instruksi ini, akan kita memberikan sanksi tegas berupa Pergantian Antar Waktu (PAW),” imbuhnya.
Permintaan dan perintah tegas juga disampaikan Alumni Fakultas Pertania Universitas Jember terkait pelaksanaan program kegiatan Reses anggota dewan agar melibatkan pemerintah desa secara aktif.///









