Kaum Milenial Garda Terdepan Lawan Praktek Money Politic

by -433 Views

Karena dengan adanya praktik curang yang dilakukan, pada akhirnya nanti siapapun yang menang rakyat Banyuwangi yang harus menanggung kerugian.

“Beberapa waktu lalu di medsos sempat ramai dan viral pembagian beras dan sejumlah uang dalam acara kampanye yang diadakan oleh Paslon nomor urut 2. Kami berharap praktek seperti itu tidak terulang dan berharap paslon nomor urut 1 juga mengikuti atau menggunakan cara yang sama untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat,” imbuh pemuda asal kecamatan Giri itu.

Lebih lanjut aktivis mantan pengurus HMI Banyuwangi tersebut juga mengingatkan kepada pihak penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum(KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Banyuwangi untuk benar-benar menerapkan aturan dan menjaga netralitas dalam menjalankan tupoksinya pada pesta demokrasi rakyat Banyuwangi.

Demikian pula bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banyuwangi diharapkan tidak sampai terbawa arus untuk memberikan dukungan dan memenangkan salah satu paslon serta terlibat dalampolitik praktis karena adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab.

“Artinya dalam Pilkada itu , pertama kedua paslon, partai pengusung / pendukung dan tim pemenangan harus bebas dari praktik money politik. Yang kedua, masyarakat harus bisa dewasa dan tidak bersikap pragmatis serta jangan mudah terbuai oleh iming-iming uang untuk memilih salahsatu paslon. Karena apabila praktek curang tersebut dilakukan dan dia terpilih dan menang dalam pemilihan maka musibah bagi rakyat Banyuwangi yang memiliki pemimpin yang tidak mempunyai integritas,” tegasnya.

Wartawan : Nurhadi

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *