“Memang kita semua tidak ada yang ingin ditinggal oleh kedua orang tua terlebih saat kita masih kecil. Namun jika Allah Subhanahuwata’ala sudah berkehendak seperti itu sudah tidak bisa dielakkan karena telah menjadi ketetapannya,” katanya.
Santoso berpesan kepada anak-anak yatim piatu se- Kota Blitar untuk terus membangun semangat berjuang menggapai kesuksesan di kemudian hari. Ia mendoakan agar anak yatim piatu di Kota Blitar dalam lindungan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Karena kita tidak tahu adi-adik yang disini dua puluh atau tiga puluh tahun lagi ada yang menjadi kepala dinas, bahkan menjadi walikota menggantikan saya. Karena saya dulu di SD kelas empat sudah ditinggal oleh bapak ya, jadi saya bisa memahami dan tahu persis perasaan bagaimana menjadi seorang yatim atau piatu bahkan yatim piatu. Semoga di masa depan nanti anak-anakku ini sukses bermanfaat untuk masyarakat, negara dan agama,” pungkasnya.//











