Pasar murah tersebut menurut Ribut salah satu masyarakat Kecamatan Srono mengaku cukup terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Lantaran harga yang ditawarkan di bawah harga pasaran sehingga mampu menghemat biaya belanja.
“Alhamdulilah bisa menghemat kalau di pasaran itu mahal kadang stoknya pun habis, padahal saya juga dagang gorengan yang pasti sangat membutuhkan minyak goreng, buat di rumah ataupun saat berdagang,” ujar Ribut.
Sementara itu, menurut Gus Malik panggilan akrab Abdul Malik Syafaat untuk kegiatan ini masing masing masyarakat mendapatkan 4 liter minyak goreng agar semua masyarakat yang antre dapat terlayani semua.
“Kita bagi 4 liter per orang agar semuanya juga kebagian karena memang tugas kita untuk selalu melayani masyarakat dengan baik kalau jumlah keseluruhan yang banyak,” ujar Gus Malik.
Ke depan dirinya juga berusaha melalui kadernya di lembaga legislatif DPRD Banyuwangi dari Fraksi PKB akan memberikan solusi terbaik. Agar harga minyak dipasaran stabil dan mengajak eksekutif untuk bersinergi mengawasi terkait stabilitas harga minyak goreng.//










