Banyuwangi, seblang.com – Inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh DPRD Banyuwangi dengan meluncurkan program Sistem Informasi Pembentukan Peraturan Daerah (SIPRADA) yang baru sekitar satu bulan lalu mendapat perhatian dan apresiasi dari sekretariat DPRD Kabupaten/kota yang lain.
Menurut Sekretaris DPRD Banyuwangi melalui Kasubag Keprotokolan dan Tata Usaha Sekretariat DPRD Banyuwangi, Imam Basuki banyak daerah lain yang tertarik dengan inovasi yang digagas jajaran Sekretariat Dewan kota yang berada di ujung timur Pulau Jawa.
“Adanya SIPRADA ini respon masyarakat secara umum luar biasa, sekretariat kantor DPRD yang lain memberikan apresiasi inovasi dan kraetifitas kami,” ujar Imam, Jumat (17/9/2021).
Selanjutnya pria asal Trenggalek itu menuturkan sejauh ini program SIPRADA yang berbasis teknologi digital masih belum ada di sekretraiat DPRD kabupaten/kota lain. Sehingga tidak sedikit sekretariat dewan dari luar daerah yang ingin belajar ke Banyuwangi.
“Ketika kami berkunjung ke DPRD Badung mereka sangat mengapresiasi. Sampai ingin ke Banyuwangi mau belajar teknis, tata caranya dan prosesnya seperti apa,” imbuhnya.
Alumni Fisip Universitas Jember itu menerangkan, program SIPRADA adalah aplikasi yang diciptakan untuk menampilkan beberapa proses tahapan seperti harmonisasi, pembicaraan tingkat I dan pembicaraan tingkat II dalam pembentukan Perda yang ada di DPRD Kabupaten Banyuwangi.












