Banyuwangi, seblang.com – Dalam rangka persiapan Assessment aUGGp (aspiring UNESCO Global Geopark), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/BAPPENAS) RI menggelar Virtual Advisory Mission (VAM) untuk geopark yang ada di Indonesia yang berlangsung sejak 26 Oktober 2021 dan diikuti oleh aUGGp Ijen, aUGGp Maros Pangkep dan aspiring Geopark Gorontalo.
Ijen Geopark sendiri telah terpilih mewakili Indonesia untuk menjadi calon anggota baru UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGG). Setelah melakukan serangkaian kegiatan presentasi dan tanya jawab progres Geopark Ijen, kegiatan VAM ditutup dengan tour situs geologi, biologi, dan budaya yang berada di TN. Alas Purwo, Desa Adat Osing Kemiren, serta SMPN 3 Banyuwangi, (29/10/2021).
Sebagai salah satu kandidat UGG, selama tiga tahun terakhir Ijen Geopark telah bersiap melengkapi berbagai persyaratan yang diberikan oleh UNESCO. Salah satunya memenuhi pilar edukasi Geopark kepada pelajar dan masyarakat. Seperti di SMPN 3 Banyuwangi misalnya, yang telah dilengkapi Geopark corner, taman agro yang terdiri dari tanaman endemik dan tanaman obat-obatan, serta para siswa didorong untuk menciptakan produk olahan inovatif dari bahan-bahan alam.
Salah satu produknya adalah handsanitizer dari aloevera, minuman penambah imun di masa pandemi yang berasal dari serai, jahe dan kunyit.











