Banyuwangi, seblang.com – Dalam evaluasi tahap awal pembukaan destinasi wisata di Banyuwangi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi yang setiap weekend melakukan pemantauan hasilnya cukup efektif baik. Pemantauan ini dengan cara terjun langsung di lapangan maupun dengan menggunakan aplikasi “Peduli Lindungi,”.
Menurut M Y Bramuda, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi pihaknya mempunyai aplikasi yang mengontrol dan mengawasi pengelola destinasi terkait kuotanya melalui tiket yang apabila dikaitkan dengan kuota yang ada pemberlakuan kuota 25 persen teman-teman masih cukup relatif mematuhi.
“Terkait penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sempat ada kendala teknis utamanya kemarin Telkomsel Indihome yang lagi drop maka yang dilakukan adalah melakukan secara manual biasanya teman-teman di lapangan sudah memahami,” jelas pejabat yang akrab disapa Bram kepada sejumlah wartawan di Gedung DPRD Banyuwangi.
Sehingga pengunjung cukup menunjukkan bukti bahwa yang bersangkutan sudah mendapatkan vaksinasi atau dengan melakukan screenshot pada aplikasi peduli lindungi yang ditunjukkan kepada petugas sehingga mereka bisa masuk ke tempat destinasi wisata, imbuhnya
Selanjutnya untuk kunjungan destinasi wisata dalam waktu satu pekan kemarin mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari awalnya 11ribu pengunjung yang sekarang naik menjadi 14 ribu itu . Jumlah yang masih relatif aman kalau dibandingkan dengan jumlah destinasi wisata yang ad di kabupaten yang dikenal sebagai serpihan tanah surga di bidang wisata.









