Mojokerto, seblang.com – Bertempat di SDN Purwotengah, Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti peringatan serentak secara nasional Hari Lahir Pancasila, yang dilaksanakan di Lapangan Pancasila Ende Nusa Tenggara Timur atau NTT.
Upacara Hari Lahirnya Pancasila yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi ini, juga diikuti oleh pemerintah pusat dan masing masing daerah, melalui zoom dan youtube Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Rabu (1/6/2022).
Dalam amanatnya Presiden Jokowi mengajak serta mengingatkan seluruh generasi muda anak bangsa, untuk mengamalkan dan memperjuangkan nilai nilai Pancasila.
Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Ika Puspitasari Walikota Mojokerto bersama Forkopimda mendengarkan dengan seksama pidato Presiden Jokowi.
Seluruh Forkopimda Kota Mojokerto yang berpakaian adat nusantara, mengikuti rangkaian upacara peringatan serentak melalui Zoom hingga akhir upacara.
Setelah itu, Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto mengajak Forkopimda meninjau berbagai permainan dan lomba lomba tempo dulu, yang sengaja ditampilkan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila dan peringatan Bulan Bung Karno.
Permainan dan lomba tempo dulu seperti pameran lukisan dan heritage, tampilan permainan jadul anak sekolah dasar. Kemudian, penampilan finalis lomba bercerita, foto dan pidato mirip suara Soekarno, serta ada kunjungan di ruang kelas yang menyajikan lukisan, heritage, lomba lukis, lomba kostum dan wayang beber, serta pagelaran ludruk. Selanjutnya, digelar sarasehan tentang hari lahir Pancasila dengan tema Mengenal Lebih Dekat Jejak Bung Karno.
Dalam penyampaiannya, Ning Ita menjelaskan bahwa dipilihnya SDN Purwotengah untuk tempat peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno itu, karena SD Negeri Purwotengah yang dulunya bernama Sekolah ongko loro ini, Soekarno atau Bung Karno waktu kecil selama 4 tahun pernah mengenyam pendidikan di SDN Purwotengah, dan di tempat ini juga sudah tetapkan sebagai bangunan cagar budaya.
Menurutnya, Peringatan Hari Lahir pancasila ini juga bertepatan dengan bulan bung karno yang merupakan bulan lahir Ir Soekarno dan bulan wafat Ir Soekarno. Bulan Bung Kano diselenggarakan dalam rangka melestarikan dan mengimplementasikan nilai-nilai leluhur pancasila dan kepahlawanan sert ketauladanan IrĀ Soekarno. Kota Mojokerto menjadi salah satu Kota bersejarah yang pernah ditinggali Ir. Soekarno. Ir.Soekarno pernah mengenyam pendidikan di SDN Purwotengah 2 dan SMPN 2 Kota Mojokerto, yang saat ini dua sekolah tersebut sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Daerah Kota Mojokerto.










