Ayis mengaku sangat terbantu dengan layanan SIM gratis tersebut, untuk menyokong profesinya sebagai driver ojek online. “Sangat butuh Mas. Ini sangat membantu, apalagi sekarang kondisi ekonomi lagi sulit karena Corona,” ungkapnya.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin menyampaikan, SIM gratis ini khusus diberikan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74. Total ada 26 warga Banyuwangi yang berhak menerima layanan khusus tersebut.
“Kami memberikan kado SIM gratis kepada masyarakat yang hari lahir tepat di tanggal 1 Juli bertepatan dengan HUT Bhayangkara. Kita bekerja sama dengan BRI. Ada 26 orang yang kita beri,” ujarnya.
Meskipun mendapatkan SIM gratis, tetapi warga tersebut tetap mengikuti prosedur pembuatan SIM. Mulai dari cek kesehatan, cek psikologi dan juga tes teori.
“Jadi istilahnya gratis tetapi khusus,” tambah Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Kadek Ari Mahardhika.
Kadek juga berpesan kepada masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu-lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. “Ini yang paling utama. Harus mematuhi aturan lalu lintas agar selamat semua, baik pengendara maupun orang lain,” pungkasnya.(guh)









