“Semoga RS Yasmin dapat menjadi fasilitas untuk para pejuang buah hati mendapatkan momongan,” ujarnya.
Program kehamilan yang dapat dilakukan di RS Yasmin Banyuwangi salah satunya dengan Inseminasi buatan. Inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI) merupakan program kehamilan dengan metode mendekatkan sperma (yang sudah melalui proses washing sperm) dengan sel telur secara natural di dalam rahim.
Tujuannya yakni meningkatkan jumlah sperma yang berhasil sampai di tuba falopi. Dengan begitu, metode ini diharapkan mampu meningkatkan kesempatan sel telur untuk dibuahi sperma.
Dr. Haris Wibawanto, Sp.OG menjelaskan, pasangan suami istri yang sudah melakukan hubungan suami istri secara teratur tanpa kontrasepsi namun belum juga mendapatkan kehamilan itu disebut infertilitas atau masyarakat awam biasa menyebutnya mandul. Pria sendiri memegang peranan penting dalam kasus infertilitas, faktor pria dalam kasus ini sebesar 40%.
“Sebaiknya pasangan suami istri yang sudah menikah selama 12 bulan dan melakukan hubungan teratur namun belum mendapatkan keturunan segera lakukan pemeriksaan,” ujar Harris. //
Mayoritas para pasutri yang sedang mendambakan buah hati, tidak mengetahui langkah apa yang harus ditempuh. Karena sebagain pasutri tidak tahu kapan harus melakukan pemeriksaan dan kemana harus melakukan pemeriksaan sehingga waktu mereka terbuang.
Regional Business Operation Manager Klinik Fertilitas Indonesia, Susanto mengatakan, seluruh cabang Klinik Fertilitas Indonesia termasuk RS Yasmin Banyuwangi didukung penuh oleh Klinik Fertilitas Indonesia dalam hal kompetensi tenaga kesehatan dan juga segi pemasarannya.
“Tujuan kami mendirikan Klinik Fertilitas Indonesia di RS Yasmin Banyuwangi untuk membantu pasangan suami istri di Banyuwangi dan sekitarnya yang kesulitan mendapatkan buah hati. Harapannya, dengan hadirnya kami di RS Yasmin, masyarakat Banyuwangi tidak perlu ke luar kota untuk mendapatkan layanan program kehamilan” ujar Susanto.









