Rini mengatakan walaupun di S,MKN Ihya’ Ulumudin jurusan perikanan ini masih baru tetapi antusias masyarakat tentang keingintahuan prosesi pembenihan ikan sangat diminati sekali ,
“Nantinya di balai BBI Genteng ini para siswa dapat melihat langsung pemberian pakan dan mendapat pengetahuan tentang kualitas benih yang ditebar harus dalam keadaan sehat dan berasal dari unit pembenihan bersertifikat dan tidak mengandung penyakit yang berbahaya,” jelas Rini panggilan akrabnya.
Mengenai pakan ikan yang digunakan, lanjut Hariyono, harus memiliki nomor pendaftaran / sertifikat yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal atau surat jaminan dari institusi yang berkompeten. Pakan yang dibuat sendiri harus dibuat dari bahan yang direkomendasikan oleh DJPB dan tidak dicampur dengan bahan-bahan terlarang (antibiotic, pestisida, logam berat).
Penulis: Hari Purnomo
Editor : Herry W. Sulaksono









