Dalam upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 tersebut menurut Wabup menyampaikan pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan seperti memberlakukan assemen PPKM yang semula dua minggu sekali menjadi seminggu sekali untuk mengetahui perkembangan pengendalian Covid-19 di beberapa daerah sesuai dengan indikator yang telah ditentukan, kebijakan lain pemerintah adalah dengan memperketat pintu masuk dari luar negeri dengan melakukan screening yang ketat terhadap pelaku perjalanan luar negeri serta menambah waktu pelaksanaan karantina bagi PPLN yang semula 5 hari menjadi 7 hari
“Untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Jawa Timur sudah dilakukan beberapa inovasi-inovasi seperti Monitoring Karantina Presisi yang diprakarsai oleh Polri dan telah dilaunching beberapa waktu yang lalu, hal tersebut sangat positif terutama untuk memantau pergerakan para PPLN yang sedang melakukan karantina di beberapa lokasi yang telah ditetapkan. Selain itu saat ini polda jatim bekerja sama dengan Kodam V/Brawijaya akan membentuk Tim Patroli
Bermotor yang diberi nama “Pamor Keris” yang akan dilaksnakan oleh seluruh jajaran TNI polri di wilayah Jawa Timur ,” terang H. Sugirah.
Adapun tugas dari tim tersebut adalah melaksanakan patroli secara rutin dengan sasaran penegakan protokol kesehatan sekaligus juga melaksanakan kegiatan dalam rangka cipta kondisi harkamtibmas di wilayah Jawa Timur. Diharapkan para kepala daerah dapat mendukung kegiatan yang bagus ini dengan mengerahkan personelnya untuk membantu pihak TNI-Polri dalam rangka upaya preemtif dan preventif penegakan protokol kesehatan masyarakat di wilayah Jawa Timur dengan harapan dengan adanya kegiatan tersebut penyebaran virus Covid-19 dapat dikendalikan sehingga masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya dengan aman dan lancar sehingga dapat meningkatkan perkekonomian dan pembangunan nasional.
Apel kesiapan ini dilaksanakan secara serentak baik di tingkat provinsi maupun kab/kota di wilayah jawa timur sehingga Tim Pamor Keris
yang dibentuk saat ini tidak hanya untuk tingkat provinsi saja melainkan seluruh kab/kota akan melaksanakan kegiatan patroli bersama dalam rangka penegakan protokol kesehatan dan cipta kondisi Kamtibmas di seluruh wilayah jawa timur. (Humas Resta BWI)











