Petani Banyuwangi Gelar Bubak Sawah untuk Awali Masa Tanam di Daerah Irigasi Baru

by -466 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Ipuk dalam acara Bubak Sawah di Dam Sere Bangorejo (ist)


Banyuwangi, seblang.com – Para petani di Banyuwangi menggelar tasyakuran “Bubak Sawah”. Tradisi yang sudah turun temurun ini merupakan tasyakuran yang diselenggarakan warga setiap memasuki masa tanam.

Ritual ini dilaksanakan untuk memohon kepada Tuhan agar selama musim tanam, para petani ini dijauhkan dari segala macam persoalan seperti datangnya hama.


Seperti halnya yang dilakukan petani di Dusun Sere, Desa Bangorejo, Kecamatan Bangorejo. Mereka menggelar Bubak Sawah di Daerah Irigasi Baru, Dam Sere, Rabu (10/10/2021). Dulu daerah tersebut merupakan kawasan bantaran Sungai Sere yang kini disulap dan difungsikan sebagai ruang publik karena tempatnya yang apik.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir dalam acara tersebut mendoakan agar masa tanam lancar tanpa halangan apapun termasuk dari serangan hama. “Semoga hasil tanam bisa melimpah,” kata Ipuk.

Selain ditradisikan untuk mengawali musim tanam, tradisi tersebut ini juga digunakan sebagai perekat rasa persaudaraan. Dalam Bubak Sawah para petani yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) membawa makanan dari rumah dan saling bertukar makanan.

“Pemkab Banyuwangi terus berupaya membangun jaringan irigasi untuk kebutuhan para petani, termasuk juga sumur bor. Ini sebagai upaya meningkatkan hasil pertanian di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Selain itu, Ipuk juga memotivasi para petani, selain meningkatkan produksi pertanian (on farm), petani juga bisa meningkatkan produksi olahan pertanian pasca panen (off farm).

“Produk-produk turunan pertanian juga harus ditingkatkan untuk meningkatkan nilai ekonomis,” pesan Ipuk.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *