Pedagang di Pasar Banyuwangi Keberatan Kebijakan Satu Harga Minyak Goreng

by -403 Views
Wartawan: Febri Wiantono
Editor: Herry W. Sulaksono
Kios pedagang di pasar Banyuwangi (ist)


Banyuwangi, seblang.com – Pedagang pasar di Banyuwangi keberatan dengan ada kebijakan satu harga. Pasalnya mereka telanjur membeli minyak goreng di atas harga Rp 14 ribu.

Menurut salah satu pedagang, Rismawati (45), kebijakan tersebut justru membuat pedagang terancam merugi karena sebelum minyak ditetapkan satu harga mereka telah membeli di atas harga tersebut.


“Kami keberatan jika dipukul rata Rp 14 ribu gini, Kalau saya jual Rp 14 ribu ya rugi, rugi banyak malahan,” katanya, saat ditemui wartawan, Rabu (26/01/2022).

Menurutnya, kini minyak goreng di Pasar Banyuwangi masih dijual berkisar di harga 17 ribu per liter. para konsumen memilih untuk membeli minyak goreng di tingkat ritel dengan harga Rp 14 ribu per liter.

Meskipun, ia menjualnya masih Rp 17 ribu tapi tetap tidak laku. Karena semua minyak goreng di pasar modern sudah harga Rp 14 ribu. Pastinya orang lari kesana.

Hal senada disampaikan pedagang lain, Misyati (38) berkata, para pembeli banyak yang komplain dikarenakan harga minyak goreng di pasar masih lebih mahal ketimbang di toko-toko ritel.

“Mereka komplain, jika minyak sudah turun. Jadi tidak ada konsumen yang beli minyak di pasar lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, kebijakan minyak goreng satu harga ini, sangat berdampak terhadap pedagang sembako di pasar tradisional.Sehingga banyak pedagang yang menanggung kerugian.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *