AKBP Didik melanjutkan, adanya peningkatan pergerakan moda transportasi akhir-akhir ini juga berdampak kepada adanya kemacetan di beberapa ruas jalan dan meningkatnya angka pelanggaran serta Laka Lantas di wilayah Jawa Timur.
Bahkan menurut data dari Ditlantas Polda Jatim, data kematian akibat Laka Lantas selama 2021 sekitar 5.000 orang. Dimana per harinya sekitar 5 -10 orang. Hal ini sangat memprihatinkan karena angka tersebut hampir sama dengan data kematian akibat Covid 19.
“Melihat tingginya angka kematian akibat Laka Lantas tersebut perlu adanya edukasi yang intens kepada masyarakat khususnya kepada kaum milenial agar lebih tertib berlalu lintas sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas bisa terwujud,” terang Wakapolresta Banyuwangi.
Oleh karena itu, dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas menjelang perayaan natal dan tahun baru 2022 di tengah pandemi virus corona (Covid-19) di wilayah Jawa Timur, maka Polda Jatim beserta jajarannya melaksanakan Ops Zebra Semeru 2021 dengan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polantas guna memutus penyebaran virus Covid 19. Operasi zebra ini akan dilaksanakan selama 14 hari di mulai tanggal 15 s.d. 28 November 2021.
AKBP Didik menjelaskan, bahwa sasaran dari operasi ini antara lain masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas, serta sosialisasi pembatasan mobilitas masyarakat menjelang libur natal dan tahun baru 2022.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya. Sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan. Khususnya dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid 19 dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
Wakapolresta menekankan kepada para peserta apel, antara lain, pertama, laksanakan kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens khususnya kepada kaum milineal sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Kedua, lakukan koordinasi secara intens dengan berbagai pihak dalam rangka kegiatan sosialisasi larangan mudik pembatasan mobilitas masyarakat menjelang libur natal dan tahun baru 2022, sehinga masyarakat dapat patuh dan taat terhadap kebijakan pemerintah tersebut.
Ketiga, jaga kesehatan dan tetap pedomani protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas agar para anggota yang bertugas di lapangan dapat menjalankan tugas secara optimal. Keempat, tingkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas guna antisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Semoga tuhan yang maha kuasa, senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan-nya kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutup Wakapolresta Banyuwangi.











