Menurut dia, banyak kaum hawa tergelincir karena licinya jalan. Berdasarkan informasi pihak Pemerintah Desa Karangsari status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten. “Memang kami akui kalau jalan kami adalah jalan kabupaten bahkan di dusun kami juga ada salah satu wilayah pembatas desa antara Desa Karangsari dan Desa Kembiritan. Namun sudah puluhan tahun warga dusun Karanagrejo ini mendambakan jalannya diperbaiki,” ujar Darmaji salah satu tokoh masyarakat dusun Karangrejo Desa Karangsari
Untuk sementara warga Dusun Karangrejo hanya bisa membeli sirtu (pasir batu) dari penambang,yang berada di kawasan Desa Kembiritan. Sedikit demi sedikit warga mengumpulkan iuran melalui pertemuan -pertemuan rutin di pengajian. Dari hasil swadaya masyarakat akhirnya bisa membeli sirtu guna mangantisipasi rusaknya jalan
M.Rizal Basori selaku pemilik tambang galain C yang memang sangat peduli terhadap dampak rusaknya jalan langsung turun ke lapangan guna melihat secara langsung. “Iya mas setelah kami lihat memang bener-bener rusak. Kami tidak samakan harganya dengan pembeli umum. Kami hanya minta dibantu untuk biaya armada saja. Agar akses jalan bisa dinikmati masyarakat,” ucap Basori. //









