Banyuwangi, seblang.com -;“ Pak Sandi Teko-Pak Sandi Teko, Pak Sandi Teko”…Suara tersebut bergema di sepanjang jalan saat Sandiaga Uno masuk ke dalam perkampungan Desa Wisata Tamansari, Kecamatan Licin Banyuwangi dengan menunggang mobil listrik atau kendaraan golf
Saat turun ada seorang mahasiswi yang langsung menghampiri Mas Menteri Sandiaga Uno yang selalu tampil flamboyan. Dia mengatakan kalau Mas menteri adalah menjadi motivator dan inspirator bagi anak muda masa kini atau kaum milenial.
Nanda nama akrab mahasiswi Untag 45 Banyuwangi sebelumnya tidak menyangka bisa bertemu langsung, berdialog dan menyampaikan aspirasi serta berfoto selfie dengan sosok Mas Menteri yang selalu tampil bersih rapi dan tidak terjebak protokoler.
Terkahir mahasiswi asal Untag Banyuwangi yang dipanggil Mbak Nanda mendoakan mas menteri agar Allah selalu memberikan keselamatan kesehatan kesuksesan dan menjadi presiden di masa mendatang.
Sekedar informasi sebelum menghadiri acara resmi, Menperkeraf RI Sandiaga Salahudin Uno memulai aktifitas pagi di desa Tamansari dengan olahraga lari. Suasana asri dan udara sejuk desa yang berada di lereng Gunung Ijen tersebut memacu adrenalin Bang Sandi lebih bersemangat berlari.
Setelah turun dari mobil listrik yang mengangkutnya Bang Sandi dengan ramah menyapa warga desa yang ada di warung maupun masyarakat yang berada di sepanjang jalan menuju Sendang Seruni, destinasi wisata yang menawarkan pemandian dengan sumber mata air alami dan konservasi bambu yang dikelola oleh BUMDes setempat.
Bersama Bupati Banyuwangi, Camat Licin dan Kepala Desa Tamansari, sebelum memasuki Sendang Seruni Bang Sandi mencoba aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat wajib masuk destinasi wisata pasca pandemi Covid 19.
“Wah terbaik…terbaik…terbaik. Jadi tidak ada alasan lagi bagi seluruh penyelenggara wisata di Indonesia tidak menerapkan apilkasi Peduli Lindungi karena sekelas Desa Tamansari bisa menerapkan,”ujar Bang Sandi.









