“Salut dengan pak Pandia. Selama pandemi Covid-19 peran Polres Bojonegoro sangat dirasakan oleh masyarakat yakni adanya bantuan tabung oksigen gratis, dimana saat itu tabung oksigen sempat langka dan harga sangat mahal. Tapi Polres Bojonegoro menyediakan tabung oksigen gratis untuk warga yang terpapar Covid-19. Ada lagi Polres Bojonegoro menjadi orang tua asuh bagi anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya karena terpapar positif Covid-19. Beberapa hari lalu pak Kapolres memberikan bantuan gerobak gratis. Terima kasih dan salut buat pak Kapolres yang peduli,” tambahnya.
M. Nasir berharap semoga ada lembaga atau instansi, donatur yang bisa mencontoh hal yang positif seperti yang dilakukan oleh Kapolres Bojonegoro, semua demi kebaikan bersama.
“Jangan ego sektoral dalam menanggani Covid-19. Mari semua elemen masyarakat maupun lembaga bersinergi dan berkolaborasi dalam menanggani Covid-19 di Bojonegoro. Dengan harapan Covid-19 di Bojonegoro segera berakhir dan kegiatan perekonomian kembali membaik harapan dari masyarakat,” harapnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasinya. Polres Bojonegoro memiliki jargon yakni Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) sehingga diimplementasikan dalam bentuk sosial apalagi saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19.
Lanjut Pandia bahwa apa bila ada yang belum vaksin baik keluarga, tetangga untuk segera melaksanakan vaksinasi dengan harapan herd immunity terbentuk sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Setelah melaksanakan vaksinasi tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Mari bersama-sama menanggulangi Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Polres Bojonegoro siap menerima keluhan masyarakat,” pungkas Pandia. (ril)












