Untuk memberikan siraman rohani kepada warga binaan Lapas Banyuwangi, acara kali ini turut mengahdirkan Ketua PCNU Banyuwangi KH. Ali Makki Zaini sebagai pengisi tausiah. Pria yang akrab dipanggil Gus Makki tersebut mengingatkan kepada warga binaan agar tetap tabah menjalani pembinaan di Lapas Banyuwangi.
“Njenengan harus yakin bahwa yang terjadi saat ini sudah menjadi takdir dari Allah SWT. Fokus pada perbaikan diri karena derajat kita sama dimata Allah SWT” ucapnya.
Menurutnya, untuk menjadi hamba Allah yang sejati bisa diperoleh oleh siapa saja tanpa memandang status. “Belum tentu saya yang berada di luar lebih mulia daripada njenengan yang saat ini sedang berada di dalam Lapas,” ungkap Gus Makki.
Gus Makki berpesan kepada seluruh warga binaan agar tidak stres dalam menjalai pidana, selalu tunaikan salat lima waktu dan rukun sesama warga binaan. “Tidak ada kata terlambat untuk bertaubat. Syarat taubat ada dua, yaitu menyesali kesalahan yang pernah dilakukan dan bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang telah diperbuat” pesannya.
Agar WBP tidak stres, kata Gus Makki, tidak hanya Kalapas saja yang memili peran, namun harus mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam melakukan pembinaan. Bahkan menurutnya Forkopimda Kabupaten Banyuwangi juga harus memiliki kepedulian untuk kelancaran dalam melakukan pembinaan kepada WBP di Lapas Banyuwangi.
“Mudah-mudahan Pak Wahyu bisa membawa WBP agar tidak stres dan menciptakan perasaan yang gembira pada setiap WBP,” pungkas Gus Makki.











