
Tak hanya kuliner dan hiburan, pengunjung juga antusias mengikuti undian hadiah, permainan interaktif, serta mendapatkan voucher dan bingkisan menarik dari pihak hotel.
Food and Beverage Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Distira Yuda, mengatakan bahwa acara ini merupakan kelanjutan dari event serupa yang sebelumnya mengangkat tema kuliner Belambangan.
“Melihat antusiasme masyarakat, kali ini kami mengangkat tema Kuliner Nusantara. Harapannya, tidak hanya kuliner Banyuwangi, tapi juga makanan dari berbagai daerah bisa kami tampilkan. Namun tetap dengan ciri khas Banyuwangi, baik dari sajian kuliner, musik, maupun tarian,” ungkapnya.
Distira menambahkan, pihaknya juga melibatkan tenant UMKM lokal agar mereka memiliki ruang untuk menunjukkan potensi kuliner khas Banyuwangi.

“Banyuwangi dikenal sebagai destinasi kuliner dan budaya. Karena itu, lewat acara ini kami ingin mengangkat keduanya sekaligus. Harapannya, event serupa bisa digelar rutin setiap bulan dengan tema yang berbeda-beda,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung asal Surabaya, Ratna (32), mengaku senang bisa hadir di acara tersebut.
“Saya datang ke Banyuwangi untuk liburan, dan ternyata mendapat pengalaman berbeda di sini. Makanannya enak-enak, ada rujak soto yang khas banget, plus hiburannya membuat suasana makin seru. Rasanya seperti pesta budaya mini,” katanya.
Pengunjung mancanegara juga terlihat menikmati suasana. Michael (45), wisatawan asal Australia, menyebut acara ini membuatnya lebih dekat dengan budaya lokal.
“I love the food, especially the traditional snacks. The Gandrung dance is beautiful, and the jazz performance with Osing lyrics is something unique I’ve never seen before,” ujarnya dengan antusias.
Dengan suksesnya gelaran ini, Kokoon Hotel Banyuwangi berencana menjadikan “Kokoon Kuliner Nusantara” sebagai agenda rutin bulanan untuk memperkenalkan kuliner dan budaya lokal ke audiens yang lebih luas.///////////












