Istu Handono juga berjanji, apabila nanti sudah ditemukan apa penyebabnya robohnya Gedung RPS di SMK 1 Muhammadiyah Genteng maka akan diberitahukan ke publik supaya masyarakat tahu dan bisa trasparan.
Dengan turunnya tim dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur ke SMK Muhammadiyah 1 Genteng hari ini, para penggiat antikorupsi dan pemerhati pendidikan berharap tim yang ditunjuk oleh dinas bisa bekerja secara maksimal dan transparan. Supaya penyebab runtuhnya atap RPS yang dibangun dengan memakai uang negara tersebut bisa secepatnya menemukan titik terang.
Selain itu, gabungan aktivis antikorupsi dan pemerhati pendidikan meminta Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur supaya meminta RAB (Rencana Anggaran Biaya) kepada pihak sekolah yang digunakan untuk pembangunan gedung untuk diumumkan ke publik, Karena RAB bukanlah dokumen negara yang harus disembunyikan.(ari.hei)












