Di lokasi tersebut juga terdapat mobil dapur umum milik Brimob Polda Jatim yang disiapkan untuk memasak dan memenuhi kebutuhan untuk para pengungsi korban Erupsi Gunung Semeru. Mobil Brimob sendiri distanbykan sampai dengan bencana ini selesai.
“Selain itu anggota brimob juga disiapkan untuk membantu pencarian korban yang sampai saat ini tertimbun pasir atas peristiwa erupsi gunung semeru,” tambahnya.
Sampai saat ini jumlah korban yang berhasil di evakuasi sebanyak 64 orang yang mengalami luka ringan maupun berat. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Sedangkan korban yang meninggal dunia sampai saat ini, Senin (6/122/2021) siang, berjumlah 17 orang yang sudah berhasil di evakuasi,” pungkasnya.
Selain itu, Biddokkes Polda Jatim dan Ditlantas Polda Jatim, melakukan Trauma Healing kepada anak – anak korban erupsi gunung semeru. Baik yang berada di lokasi Pondok pesantren Ulul Albab Candipuro dan yang ada di Koperasi Dwija Raharja.









