Sangking banyaknya permintaan, enam bulan sebelum momen maulid nabi, Ratna dibantu kerabatnya sudah disibukkan merangkai kembang endok. Modelnya pun bervariasi. Karena sudah berpengalaman, dalam sehari satu perajin mampu menghasilkan sekitar 200 – 300 buah kembang endok.
“Saya produksi dua model. Model contong dan model bunga dari kain berbagai warna. Untuk model contong harganya Rp. 1000,- / biji, sedangkan model bunga dari kain harganya Rp. 2000,-/ biji,” ujarnya.
Setiap momen maulid nabi, Ratna mengaku bisa menjual puluhan ribu kembang endok. Mengingat permintaan kembang endok berlangsung sampai bulan rabiul akhir Hijriah. Selain itu, kembang endok hasil produksinya juga dikirim keluar kota. “Lumayan lah hasilnya,” ucap Ratna dengan sumringah. (guh)









