Jelang KTT G-20 Bali, Lanal Banyuwangi Gelar Simulasi Pengamanan Laut

by -848 Views
Wartawan: Noviansyah
Editor: Herry W. Sulaksono


Banyuwangi, seblang.com – Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali, Lanal Banyuwangi menggelar latihan pengamanan laut di Selat Bali, Rabu (26/10/2022).

Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT ) G20 di Provinsi Bali ini sangatlah penting, karena akan dihadiri beberapa pimpinan negara. G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).


Oleh sebab itu, latihan ini melibatkan berbagai unsur kekuatan maritim dan stakeholder terkait yang dipimpin Danlanal Banyuwangi Letkol Laut. Ansori.

Adapun unsur-unsur yang terlibat, Kodim 0825 Banyuwangi, Satpolairud Polresta Banyuwangi, Basarnas Banyuwangi, Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi. Pelindo dan ASDP Ketapang Banyuwangi.

“Kita mengajak semua unsur untuk melakukan  pengamanan dan diteksi dini menjelang KTT G20 pada bulan November mengingat Kabupaten Banyuwangi merupakan pintu gerbang menuju Provinsi Bali,” kata Danlanal Banyuwangi Letkol Laut Ansori.

Pertama-tama, latihan pengamanan tersebut diawali dengan apel gelar pasukan yang dibuka langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Dermaga PT Sumitama Intinusa DMK.

Turut hadir Dansat Brimob Polda Jatim Kombespol Guruh Arif Darmawan, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa, S.I.K, M.H., M.I.K, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Kav Eko Julianto Ramadhan, M.Tr.Han, Kajari Banyuwangi Muhammad Rawi, dan Kasatpolair Polresta Banyuwangi Kompol Masyhur Ade, S.I.K, M.H.

Dalam latihan ini Lanal Banyuwangi melakukan simulai penyendraan dan pembajakkan kapal milik KMP. Trisila Bhakti II. Kapal yang melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ini seolah-olah dibajak oleh perompak bersenjata dan mengancam akan membunuh seluruh ABK.

Beruntung dalam hal ini Nahkoda Kapal mengirimkan sinyal SOS yang diterima kapal lain termasuk Kapal Patroli dari Kapal TNI AL Lanal Banyuwangi. Melihat sinyal darurat tersebut, pasukan bersegera mendekati kapal untuk melakukan penyelamatan dan pengamanan.

Awalnya dilaksanakan mediasi, selanjutnya tim gabungan dari Quick Response Lanal Banyuwangi dan Satpolair Polresta Banyuwangi beserta Basarnas bergerak cepat untuk membebaskan sandera.

Dengan kemampuan yang dimiliki tim gabungan dapat melumpuhkan perompak dan dapat membebaskan sandera
Pasukan pun berhasil menguasai kembali Kapal Trisila bakti untuk melakukan pelayaran kembali ke pelabuhan gilimanuk.

“Banyak strategi yang sudah kita siapkan dalam pengamanan khususnya wilayah lautan,” ujar Danlanal.

Danlanal menambahkan bahwa latihan ini dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi pencegahan terhadap pelaku tindak kejahatan yang ingin mengganggu jalannya kegiatan G-20 di Bali pada tanggal 15 dan 16 November 2022 mendatang.

Selain itu, latihan ini untuk mengetahui secara langsung kesiapsiagaan Lanal Banyuwangi bersama unsur maritim di Banyuwangi.

” Dan kita akan terus berupaya menciptakan pengamanan dan kesiapsiagaan dari Lanal Banyuwangi dan berbagai unsur maritim yang turut membantu dalam keamanan KTT G20″ jelasnya

Selain Lanal Banyuwangi, TNI AL juga menyiapkan sekitar 12 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk melaksanakan pengamanan pelaksanaan KTT G-20 di laut seputaran wilayah Pulau Bali.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *