Dari hasil evaluasi tersebut, Kapolres Nganjuk memutuskan untuk menambah personel TNI-Polri yang terlibat dalam Patroli Ramadan. Begitu juga kendaraan yang dipergunakan, baik roda 2 maupun roda 4.
“Kita tambah personel TNI-Polri dan kita libatkan polsek jajaran supaya cakupan wilayah yang bisa dijangkau Patroli Ramadan bisa lebih luas lagi. Saya minta para Kapolsek melaporkan situasi riil di lapangan tiap 2 jam sekali, ” katanya.
Sementara itu, Kabagops Polres Nganjuk Kompol Abdul Rokib, S.H., M.H. mengatakan Patroli Ramadan skala besar ini melibatkan tidak kurang dari 300 personel gabungan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk yang disebar di wilayah 20 polsek jajaran.
Pengerahan personel tersebut didukung dengan 50 buah kendaraan roda 2 , sebanyak 25 mobil patrol backbone dan 1 truk Dalmas milik Polres dan Polsek jajaran.
“Kami menempatkan personel gabungan untuk mengamankan masjid-masjid yang sedang melaksanakan ibadah taraweh, juga di tempat-tempat yang kami anggap perlu,” ujarnya. (acha)//









