“Untuk para wanita Indonesia, harus berhati lembut tapi tak melemahkan berjiwa ksatria tapi tetap fitrahnya menjadi Ibu untuk anak-anaknya dan mendukung perjuangan suami,” ucap perempuan kelahiran 10 Mei 1964.
Lebih lanjut Sayekti juga akan memberikan pendampingan serta pelatihan kepada para ibu hingga ke desa- desa. “Ke depan kita adakan pelatihan pelatihan yang meningkatkan perekonomian sampai ke desa sehingga di Banyuwangi ada banyak ibu-ibu yang kreatif,” jelasnya.
Wartawan: Noviansyah












