Budi berharap para perwakilan universitas dapat mendukung proyek yang akan berjalan seperti KRL, bis listrik, proyek green energy. Menurutnya, hal itu bertujuan agar Indonesia khususnya PT INKA (Persero) dapat memproduksi sendiri produk dalam negeri yang melibatkan akademisi mulai dari SMK hingga perguruan tinggi.
“Kita terbuka, karena kita butuh hampir 600 mahasiswa magang bersertifikat. Jadi harapan kami ke depan hasil dari riset ini tidak hanya menjadi buku atau laporan saja tetapi menjadi produk,” pungkas Budi.










