“Karena ada beberapa sektor yang belum mampu dipenuhi oleh pelaku usaha Sumenep dan pengusaha muda dari dua daerah siap berkolaborasi mendirikan usaha disana,” imbuh Dede..
Sementara Achnad Yunus, Ketua HIPMI Sumenep dalam menindaklanjuti program penerbangan Sumenep – Banyuwangi dan sebaliknya membutuhkan kerjasama kongkrit terutama para pengusaha muda dua kabupaten agar semakin maju.
“Kami sudah sepakat untuk menjalin kerjasama dan sedang merumuskan bentuk kongkretnya yang melibatkan pengusaha muda dari Sumenep dan Banyuwangi,” jelas Achnad Yunus.
Menurut pengusaha berkacamata itu dalam tahap awal yang kemungkinan bisa terwujud adalah kerjasama pengiriman kopi dari Banyuwangi yang terkenal mutudan kualitasnya bagus ke Sumenep. Sedangkan dari Kabupaten Sumenep akan mengirimkan tembakau. Selain itu tentunya ada komuditi lain produk pertanian, perikanan, UMKM dan lain sebagainya. //












