“Tahap pertama kami serahkan 75 unit. Sisanya bertahap karena memang harus diukur satu per satu. Jadi butuh waktu,” imbuh dia.
Selanjutnya Andy menuturkan pihaknya memilih Banyuwangi untuk kegiatan amal, selain sudah memiliki jaringan kuat dengan berbagai komunitas peduli disabilitas di Banyuwangi, lokasi kota yang berada diujung Timur Pulau Jawa ini dinilai strategis untuk pengembangan program Global Village Foundation.
“Banyuwangi ada Bandara Internasional, ada pelabuhan dekat dengan Bali yang menjadi basis kami selama 8 tahun terakhir. Kamipun berpikir ingin mengembangkan ke daerah lain salah satunya di Banyuwangi,” tambah Andy.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, memberikan apresiasi dan menyambut baik program bantuan GVF tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Yayasan Kampung Sedunia yang terus peduli kepada masyarakat, khususnya anak-anak Banyuwangi. Bantuan ini akan melengkapi berbagai program bantuan yang telah kami siapkan untuk warga, utamanya anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan kursi roda sebagai alat bantu mobilitasnya,” kata Ipuk.
Bupati wanita berkacamata minus itu juga berharap, sinergitas antara Pemkab Banyuwangi dan Yayasan Kampung Sedunia yang telah berjalan baik ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi. “Semoga ke depan kerja sama ini bisa kita tingkatkan sehingga lebih banyak lagi anak-anak penyandang disabilitas yang bisa kita bantu,” pungkasnya. (nur)









