“Dalam pelaksanaan Ider Bumi tahun ini rencananya akan diikuti oleh sekitar 20 pemain Barong Kemiren yang didampingi oleh 5 – 10 Satgas Covid 19 desa. Kemudian rutenya juga dipersingkat dari Kemiren timur ke arah Kemiren barat dan dilanjutnya dengan tumpengan di tempat warga yang mempunyai Barong,”jelas Aripin.
Ayah dua anak tersebut menuturkan pelaksanaan tradisi masyarakat Osing yang turun temurun, selain menjadi hiburan warga juga merupakan wujud syukur sekaligus bentuk kearifan lokal masyarakat yang guyub rukun dalam menjaga memelihara dan melestarikan adat istiadat dan budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat desanya.
“Karena tahun ini masih dalam suasana pendemi sehingga ada pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat. Harapan kami tentu saja ujian wabah Covid 19 ini segera hilang sehingga tahun depan masyarakat bisa menggelar dalam suasana yang semakin meriah. Selain mendapatkan hiburan mereka juga mendapatkan berbagai manfaat yang lain dengan menggelar ritual masyarakat Osing yang dikemas menjadi satu destinasi wisata Banyuwangi,”pungkas Kades yang dikenal bersahaja tersebut.
Wartawan : Nurhadi









