Banyuwangi , seblang.com – Setelah menggelar audiensi dengan DPRD kabupaten Banyuwangi, awal pekan lalu, Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu (GARABB) menanti tindak lanjut keberanian para wakil rakyat untuk menginterpelasi Bupati Banyuwangi.
Menurut Bondan Madani, Koordinator GARABB, harkat dan martabat DPRD kabupaten Banyuwangi dipertaruhkan apabila tidak mengambil tindakan interpelasi terhadap kesalahan fatal bupati.
Pasalnya, lanjut Bondan sikap plin-plan dan tidak konsisten bupati Ipuk fiestiandani tidak mencerminkan kebijaksanaan dan kecerdasan sebagai seorang pemimpin. Bahkan terkesan tidak memiliki sifat kenegarawan sebagai orang yang diberikan mandat oleh rakyat Banyuwangi.
“Saya secara pribadi maupun mewakili organisasi bahkan dari kalangan aktivis yang peduli Banyuwangi berharap kepada semua anggota DPRD untuk satu suara menginterpelasi bupati. Karena jika kesalahan dari bupati tidak ditanggapi oleh pimpinan dan anggota dewan untuk apa ada lembaga legislatif yang salahsatu tugas pokok fungsinya untuk melakukan pengawasan terhadap lembaga eksekutif,” jelas mantan aktivis HMI Banyuwangi Jumat (30/07/2021).
Selanjutnya dia menuturkan, mereka yang sekarang duduk di lembaga dewan yang terhormat sudah mendapatkan fasilitas dari rakyat seperti gaji dan tunjangan. Sehingga sudah sewajarnya apabila mereka berupaya maksimal untuk menjalankan tugas dan kewajiban serta memperjuangkan aspirasi rakyat.









