Kemudian untuk pedang panjang yang biasa digunakan untuk menyembelih sapi Miftah menjual kepada pembeli dengan harga Rp. 250 ribu/biji. Sedangkan boding untuk memotong tulang ada bermacam-macam harga mulai dari Rp. 65 ribu sampai dengan Rp. 90 ribu per bijinya, imbuh bujangan asal Benculuk itu.
“Insya Allah mutu dan kualitas barang dagangan bisa dijamin karena setiap hari berjualan dan menjajakan aneka macam barang mulai pisau, palu, pacul dan perlengkapan tukang bahkan klinting untuk sapi di trotoar dekat PKU Muhammadiyah Rogojampi ini,”tegas Miftah.
Bahkan untuk menyimpan aneka macam barang dagangannya putra sulung Mashuri itu memiliki los yang dijadikan gudang penyimpanan di dekat terminal Rogojampi. Dan setiap hari memulai membuka usahanya mulai sekitar pukul 08.30 pagi.
“Selama masa pandemi Covid 19 hasil penjualan setiap hari berkisar Rp. 500 ribu sampai dengan Rp. 650 ribu. Sedangkan untuk hari pasaran (Rabu) biasanya lebih ramai. Tentu saja doa dan harapan masyarakat seperti kami semoga wabah Covid 19 ini segera berakhir agar kehidupan bisa berjalan normal kembali,”pungkas Miftah penuh harap. (Nurhadi)









