“Saat dievakuasi, kondisi mayat sudah melepuh, usus terburai, dan kepala sudah tinggal tengkorak. Hasil pemeriksaan medis, di tubuh korban tidak ditemukan tanda adanya penganiayaan,” jelas Ipda Putu Ardana SH.
Menurut Ipda Putu Ardana SH, usai dievakuasi korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan. Hingga saat ini belum ada keluarga yang menjemputnya, dan belum ditemukan identitasnya.
“Diperkirakan korban KMP Yunincee yang tenggelam di Selat Bali, karena ditemukan 1 pelampung anak, dan pelampung dewasa. Dua pelampung tersebut diamankan ke Pos AL Muncar,” pungkas Ipda Putu Ardana SH. (M. Yudi Irawan)










