Saat itu dia sedang asik menangkap ikan. Karena gelombang itu, dia langsung buang jaringnya dan terseret arus Selat Bali hingga ke Bukit Jimbaran, Bali.
“Saya buang jaringnya, terus terbawa arus. Cuacanya sangat extrim. Tinggi gelombang sekitaran 4 meter di timurnya Alas Purwo,” jelas Supandi, Selasa (30/6).
Karena bisa melewati arus tersebut, dia berhasil pulang ke rumahnya, Selasa (30/6) siang, dengan mebawa hasil tangkapan ikan yang lumayan banyak.
Setibanya di Pelabuhan Satelit Muncar dia terkejut, lantaran banyak petugas gabungan. Karena penasaran, kemudian dia bertanya, ternyata ada perahu nelayan yang melaut di duga hilang sedang dalam proses pencarian.
“Ia banyak petugas. Cuaca benar – benar exstrim. Syukurlah saya bisa melalui itu dan alhamdulillah, hasil tangkapan lumayan banyak,” pungkas Supandi. (yud)









