Selain itu, lanjut Neggy, tanaman mangrove berfungsi untuk menyaring limbah organic maupun anorganik sebelum masuk ke laut, sehingga laut terbebas dari pencemaran sampah.
“Ini kan tujuannya menyaring limbah yang akan masuk ke laut. Karena disini kan ada beberapa pabrik yang limbahnya dibuang ke laut,” imbuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepanjang pantai di Situbondo ada beberapa titik tanaman mangrove yang sudah mulai berkurang.
“Mangrove di Situbondo sudah cukup bagus, namun ada beberapa titik yang sudah mulai berkurang, karena abrasi. Makanya kita tanam terus supaya tumbuh dengan baik,” ucapnya.
Dandim berharap agar bibit pohon yang telah ditanam ini nantinya dapat dijaga dengan baik. Tanaman ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berdomisili di daerah dekat pantai, karena dapat mencegah abrasi dan tsunami serta peresapan air laut ke darat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0823/Situbondo, Bupati Situbondo diwakili Asisten 1 Setda Kab. Situbondo, Kapolres Situbondo diwakili Kasat Sabhara Polres Situbondo, Kasdim 0823/Situbondo, Forkopimka Kendit. Babinsa Klatakan, Jajaran Danramil 01 s.d. 17 beserta 2 orang anggota, Perwakilan dari FKPPI, Pramuka Saka Wira Kartika, DLH Situbondo,Dinas Kehutanan, Sat Pol PP dan Komunitas pecinta Mangrove Situbondo serta masyarakat sekitar kendit. ( Dedi K )











