Menurut Arif pada tahun 2021 pihaknya mengadakan lagi 8 unit kapal lengkap dengan standarisasi viberglass yang sudah ditentukan dengan kelengkapan peralatan yang ada seperti; mesin, jaring, live jaket pengaman, jas hujan, cool box dengan kualitas yang lebih bagus.
“Masyarakat Pantai Blibis ini sudah modern dan lebih adaptif terkait dengan situasi kondisi dan cuaca sehingga tanggap ketika muncul ikan baru langsung bisa beradaptasi dengan sifat ikan tersebut,” jelas Arif.
Kemudian untuk proteksi keselamatan dan keamanan di laut Dinas Perikanan Banyuwangi melengkapi dengan program ansuransi bagi nelayan. Disamping itu juga memberikan kemudahan pengurusan ijin oprasional berlayar. Sehingga dengan bantuan peralatan yang diberikan bisa menjamin keamanan dan keselamatan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Selanjutnya Arif berharap kedepan Pantai Blibis mampu menjadi tempat yang nyaman dan dikelola menjadi destinasi wisata yang dikolaborasikan dengan camat, kepala desa dan kelompok masyarakat yang ada di kawasan pantai.
”Program konservasi agar wilayah ini tidak rusak karena sebelumnya ada abrasi maka kami mengamankan dengan tanaman pantai seperti cemara udang, pohon bakau dan lainnya,” imbuhnya.
Salah seorang perwakilan nelayan, Muhammad Yusuf, KUB Jaya Abadi Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari yang menerima bantuan secara simbolis dari Bupati Banyuwangi menyampaikan ucapan terimaksih kepada pemerintah.
Menurut dia selama ini nelayan di Pantai Blibis menangkap ikan dengan menggunakan kapal kecil sederhana dan peralatan yang kurang memadai dengan hasil yang pas-pasan.
“Dengan mendapat bantuan unit kapal yang sudah standar dan dilengkapi dengan peralatan yang memadai serta pengamanan maka jangkauan perahu mencapai 4 mil dan mampu mengangkut sekitar 10 ton tangkapan ikan. Semoga bantuan yang kami terima bisa bermanfaat untuk menangkap ikan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil,” jelas Yusuf. //











