Kemudian tim menemukan area kebun jagung yang baru ditanam rusak dan terancam gagal panen yang luasnya sekitar 2 hektare di sepanjang aliran luapan Curah Kramasan. Ada 8 unit sepada motor terbawa arus, 5 buah ditemukan sisanya masih dalam pencarian.
Tim TRC juga menemukan 40 rumah warga mengalami rusak ringan dimana air meluap memporakporandakan perabotan yang ada dalam rumah. Kemudian 10 rumah rusak sedang dengan kondisi dinding rumah jebol dan air menghanyutkan perabotan rumah.
Selain itu hewan peliharaan warga juga banyak yang hilang dan hanyut terbawa derasnya air, sumur warga tercemar luapan lumpur dan air keruh dan terjadi pendangkalan saluran air dan jalan rusak di penuhi sampah.”Akibat dari jembatan yang ambrol memutuskan akses jalan antar RT di Dusun Kebunrejo Desa Alasrejo Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi.
Lebih lanjut Eka Muharam menambahkan upaya yang dilakukan TRC BPBD Banyuwangi setelah melakukan Assasment Validasi Data di lokasi kejadian dan melakukan penanganan darurat seperti pemotongan pohon yang roboh dan penyemprotan/pembersihan rumah warga terdampak.”Selanjutnya melakukan pengkajian awal kejadian di lapangan dan melaporkan serta mengkoordinasikan kepada pimpinan maupun dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Unsur yang terlibat dalam penanganan bencana di Desa Alasrejo tersebut, antara lain; BPBD Banyuwangi,TNI / POLRI, Camat Wongsorejo dan Jajarannya, Kades & Sekdes Desa Alasrejo dan SENKOM Mitra Polri Banyuwangi serta warga desa Alasrejo.(nur)









