“Sebelum saat penyaluran hari ini, kami dan para peternak sudah sepakat jauh-jauh hari bahwa hasil dari penjualan hewan ternak yang mereka rawat nanti akan disisihkan. Dana yang terkumpul akan kami bantu perhitungan 2,5%-nya sebagai zakat mereka yang akan dipercayakan kepada Laznas Nurul Hayat Banyuwangi,” M. Farid Hamasi, selaku Kepala Cabang Nurul Hayat Banyuwangi.
Selanjutnya diwujudkan berupa sembako yang akan dibagikan untuk masyarakat sekitar lingkungan tempat tinggal para peternak TDS. Jadi dari warga Sembulung untuk warga Sembulung, begitu kira-kira, imbuhnya.
Selama masa pemeliharaan,lanjut dia para peternak TDS akan senantiasa mendapatkan pendampingan dari mitra kerja Nurul Hayat yang terbukti kompeten dan memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam bidang peternakan.
Harapannya tentu saja adalah supaya kesehatan domba lebih terkontrol terjamin dan bisa mencapai bobot hewan yang ditargetkan ketika masa panen tiba.
“Peternak binaan tidak harus memiliki pengalaman dalam kegiatan TDS ini. Karena kami akan senantiasa memberikan pembinaan dan pendampingan kepada mereka secara intens. Asal mengikuti petunjuk dan arahan kami, Insya Allah hasilnya akan memuaskan,” jelas Nasrul Nastain, Founder Agrowangi Sociopreuneur sekaligus mitra kerja Laznas Nurul Hayat. (Nurhadi)









