Karena Medan yang sangat sulit dijangkau dengan kendaraan bermotor, sehingga Sofyan harus menggunakan kuda sebagai sarana transportasinya yang disediakan oleh pondok pesantren, ucap Iptu Setyo Budi
Sementara di tempat terpisah, Ustaz Daniel menyampaikan bahwa Briptu Sofyan selain mengajar ngaji dan bahasa Arab, Ia juga membina para santri untuk berkebun serta berternak kambing ettawa. Sehingga diharapkan para santri apabila selesai dan lulus belajar di pondok pesantren akan memiliki ketrampilan untuk dikembangkan di daerah asalnya, terang Ustaz Daniel.
Ustaz Daniel juga berharap hubungan kerjasama antara polri khususnya Bhabinkamtibmas ini bisa terjalin terus agar masyarakat yang berada di pelosok bisa mengenyam pendidikan secara gratis di pondok pesantren, serta membawa manfaat bagi masyarakat Ledok Ombo pada khususnya dan masyarakat Jember pada umumnya, pungkasnya.(Humas Polres Jember)









