“Target insyaallah bulan depan sudah ada nama-nama yang dikantongi. Nanti kita akan ada rapat bersama Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Saya tidak hanya memikirkan sendiri tetapi dengan tim,” tegasnya.
Lebih lanjut Bupati Ipuk juga memastikan apabila di Banyuwangi tidak akan terjadi kasus jual beli jabatan seperti yang terjadi di Kabupaten/Kota di Indonesia yang lain.
“Kami pastikan kepada seluruh ASN untuk tidak ada yang namanya jual beli jabatan. Makanya saya pusing saat ini, karena saya memilih orang yang mau kerja bukan yang mau bayar,” pungkas Bupati berkacamata minus itu. (nur)












