Atasi Krisis Air, Dinas PU Pengairan Banyuwangi Berencana akan Bangun Sumur Bor

by -852 Views


Namun, lanjut prapto, ada kendala dalam pembangunan sumur bor di lokasi tersebut, yakni status lahan. Menurutnya, lokasi pembangunan sumur bor tersebut saat ini masih berstatus milik warga.

“Jika lahan tersebut sudah dihibahkan menjadi milik desa setempat, pembangunan sumur bor baru bisa dilaksanakan. Karena kami tidak ingin adanya sengketa di lain hari. Rencananya tahun depan pembangunannya,” ujarnya.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah Kades Sidowangi, Muansin mengaku lega atas hasil geolistrik yang dilaksanakan Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi tersebut. Untuk itu, Pihaknya akan segera mengurusi proses hibah lahan yang rencananya akan dibangun sumur bor guna memenuhi hajat orang banyak tersebut.

“Alhamdulillah, lahan tersebut bisa dijadikan tempat pembangunan sumur bor. Untuk Pemilik lahan sudah bersedia untuk menghibahkanya ke Pemerintah Desa Sidowangi. Tinggal kita proses saja,” kata Muansin dengan nada lega.

Menurutnya, sumur bor tersebut sangat dibutuhkan di Desa yang dipimpinnya. Selain untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga, sumur bor juga dibutuhkan untuk mengaliri lahan persawahan seluas 634 hektare (ha) yang saat ini masih mengandalkan hujan.

“Pertanian di Desa Sidowangi ini masih dilakukan dengan sistem tadah hujan, sehingga petani disini hanya bisa panen sekali dalam setahun. Padahal potensi pertaniannya sangat besar dan terkenal akan kualitas tembakaunya, jagung, cabai dan lainnya,” ungkap Muansin.

Untuk itu, dengan adanya sumur bor ini Muansin berharap, petani bisa panen sepanjang tahun.” Jika irigasi lancar, maka hasil pertanian akan meningkat dan otomatis perekonomian warga kami meningkat,”pungkasnya. (guh/hei)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *