Polisi yang mendapat laporan tersebut segera melakukan pemeriksaan terhadap jasad bayi. “Saat ditemukan, bayi terbungkus tas plastik dan tersangkut bambu dengan kondisi tali pusar masih utuh,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, imbuh Pudji, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibuang dua hari setelah dilahirkan.
Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait siapa orangtua yang tega membuang bayinya tersebut.
“Kami berkoordinasi dengan Kantor Desa dan puskesmas untuk mencari indikasi apakah ada orang baru melahirkan,” pungkasnya. (guh)












