“Harapan kami, ke depan masyarakat semakin sehat. Kita juga harus mulai memakai kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle). Mungkin sekarang baru motor, selanjutnya mobil dan kendaraan lainnya,” bebernya.
Ia menegaskan jika kendaraan listrik ini merupakan alat tranportasi yang paling murah dibanding kendaraan BBM. Operasional hanya butuh pengisian daya dalam tempo tiga jam untuk menghasilkan 3.000 watt. Tenaga ini bisa untuk menempuh jarak 70 sampai 80 km. Adapun estimasi pengeluarannya sekitar Rp4000.
“Mengapa kami dan teman-teman pengusaha mengapresiasi, karena semakin hari tugas polisi semakin berat. Itu sebabnya, hari ini harus menjadi trigger dan selanjutnya kita semua, bersama-sama membantu polantas,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Arif Fazlurrahman menjelaskan motor listrik hibah pengusaha merupakan implementasi kebijakan pemerintah, yang tertuang dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2022, tentang kendaraan listrik. Yakni agar instansi pemerintah menggunakan kendaraan listrik untuk mengurangi emisi.
“Kami (Kasatlantas Polrestabes Surabaya) mewakili bapak Kapolrestabes Surabaya mengucapkan rasa syukur terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para pihak yang sudah berinisiatif, membantu dan men-support Kepolisian,” ujar Arif.
Menurutnya, kekuatan 20 motor listrik itu bisa memangkas beban anggaran negara melalui BBM.
“Ini (hibah) dari PT Molindo perusahaan yang bergerak di industri listrik yang bergerak di Jatim dan didukung oleh rekan-rekan pengusaha lainnya, ada pak Pak Sutandi Purnomosidi (Commercial Director Pakuwon Group) dan lainnya,” kata Arif.
Dalam kesempatan yang sama, Commercial Director PT Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi menegaskan hibah motor ini bentuk kepercayaan dan apresiasi pengusaha kepada Polri. Ia berharap hibah tersebut bisa memberi value bagi masyarakat melalui Polri.
“Kalau nanti masyarakat semakin merasakan, rasa aman dan nyaman, mungkin 1.000 motor kita akan siapkan. Saya rasa ini menjadi satu pionir. Selanjutnya, Polrestabes mulai menjalankan patroli dengan motor listrik. Tentu selaras dengan pengurangan emisi,” pungkasnya.












