“Karena kami sebagai LSM yang berfungsi untuk mengawasi jalanya pemerintahan, tidak akan tinggal diam dan bungkam jika ditemukan adanya Korupsi,” tegas Sulaiman.
Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, masih saja ditemukan kasus korupsi yang menyeret pejabat negara sekaligus elit politik. Ironisnya lagi, kata dia, yang dikorupsi adalah dana bantuan sosial untuk masyarakat kecil yang terimbas adanya pandemi berkepanjangan ini.
“Kami menuntut kepada penegak hukum untuk memberikan hukuman semaksimal mungkin untuk para koruptor,” ujarnya.
Di akhir acara, Aliansi Masyarakat Cinta Damai Banyuwangi itupun menyatakan sikap terhadap perkembangan terkini yang terjadi di Indonesia.
Antara lain : Mendukung KPK untuk menangkap para koruptor dan tidak tebang pilih; Meminta Koruptor di Indonesia ini dihukum Mati karena Korupsi merupakan bentuk penghianatan terhadap bangsa dan negara; Mendukung TNI Polri melakukan tindakan tegas kepada siapapun dari ancaman teror yang mengatasnamakan agama, demi kedaulatan dan keutuhan bangsa;
Mendukung kepolisian untuk tegas menindak penyebar berita hoax yang cenderung memecah belah bangsa dan mengancam keutuhan bangsa dan negara; Mendesak pemerintah Indonesia untuk memprotes keras kepada Malaysia adanya video hinaan terhadap lagu Indonesia Raya yang diparodikan Netizen Malaysia. Dan memintanya untuk mengusut tuntas kasus tersebut serta memproses hukum pembuat video hinaan itu. Karena dinilai telah menginjak – injak harga diri bangsa dan negara Indonesia.
Wartawan : Teguh Prayitno









