Banyuwangi, seblang.com – Revolusi mental yang dilakukan oleh Polri terus dilaksanakan. Stigma negatif yang diarahkan kepada aparat kepolisian sangatlah kurang tepat karena pada kenyataannya dalam tubuh korp berbaju coklat ini telah melakukan revolusi mental para anggotanya.
Hal ini hasilnya bisa dilihat dari banyaknya personil polisi yang baik dan bersahaja dalam menjalankan tugas maupun kehidupan bermasyarakat namun sangat jarang terekspos oleh media. Aiptu Ririn Nurfiah, anggota Polsek Banyuwangi, Polresta Banyuwangi salah satu contohnya.
Jika kita melihat sosok polisi wanita lulusan Bintara Angkatan XX tahun 1996 – 1997 ini, sekilas tidak ada yang istimewa. Rutinitas hariannya sebagai anggota Polwan terlihat biasa saja.
Pagi sampai sore dia melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pelindung, pengyom dan pelayan masyarakat. Dengan mengenakan seragam coklat lengkap dilengkapi atribut dinas dan jilbab untuk penutup kepala, Polwan yang bertempat tinggal di Jalan Ikan Wijinongko Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, ini siap melayani masyakarat.
“Setiap sore sepulang kerja saya memberikan pelajaran membaca kepada ibu-ibu yang buta huruf. Saya berikan motivasi kepada kaum ibu yang belum bisa membaca dan terlihat mereka sangat antusias mengikuti pelajaran,” ujar Aiptu Ririn saat ditemui di rumahnya Senin sore (01/11/2021)
Selain memberikan pelajaran membaca yang muridnya terdiri dari ibu-ibu Aiptu Ririn merupakan pencetus musala dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Al-Ilham di Lingkungan Wonosari Pesisir, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Rutinitas sosial keagamaan itu dijalaninya bersama sang suami yang juga anggota polisi (provost), Aiptu Darmawan.










