Sementara Eka Muharam, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Banyuwangi mengungkapkan potensi dampak abu vulkanik letusan Gunung Raung bisa berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan manusia, bisa merusak tanaman dan juga kesehatan hewan.
“Saat ini abu vulkanik sudah menyebar hampir ke seluruh kabupaten Banyuwangi utamanya di wilayah utara dengan intensitas yang berbeda. Namun sejauh ini BPBD Banyuwangi belum mendapat laporan dari masyarakat terkait dampak hujan abu letusan gunung Raung baik terhadap manusia, tanaman maupun hewan ternak,”jelas Eka.
Selanjutnya Eka mengingatkan warga masyarakat yang melakukan aktifitas di luar rumah untuk memakai payung topi atau pelindung dan kacamata agar tidak terkena abu vulaknik yang terbawa angin. Selain itu juga diharapkan disiplin memakai masker karena masih masa pendemi Covid 19 dan sebagai upaya terkena penyakit infeksi saluran pernafasan (Ispa) karena debu halus yang memenuhi udara kota Banyuwangi.
Wartawan :Nurhadi











