Foto: Festival Pencak silat Kodim/0825
Banyuwangi, seblang.com – Para pesilat Banyuwangi unjuk kebolehan dalam Festival Pencak Silat yang diselenggarakan Kodim 0825 Banyuwangi, Minggu (12/7). Festival seni bela diri yang berlangsung di masa pandemi ini, diikuti kurang lebih 20 perguruan pencak silat se-Kabupaten Banyuwangi.
Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan, kegiatan festival pencak silat ini bukan arena pertarungan para pesilat, melainkan hanya menampilkan keindahan seni budaya dan keindahan melalui jurus-jurus pencak silat.
“Jadi tidak ada kontak fisik dalam festival pencak silat ini, karena bukan arena pertarungan. Tetapi lebih menampilkan sisi seni budaya dan keindahan dari gerakan-gerakan pencak silat,” kata Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto.
Dandim menjelaskan, tujuan dari diselenggarakanya Festival Pencak silat tersebut antara lain untuk membangkitkan dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya luhur asli Indonesia yang telah diakui dunia.
“Pencak silat telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia asli Indonesia. Bahkan saat ini telah dipelajari berbagai negara penjuru dunia,” ujarnya.
Dandim menambahkan, festival pencak silat yang rutin digelar setiap tahunnya itu juga dijadikan arena untuk mengasah bakat dan ajang penyaluran kreatifitas,serta penyemangat jiwa muda untuk bangkit dalam berprestasi. Sekaligus dapat dijadikan momentum pembinaan mentalitas untuk generasi muda yang kreatif, inovatif, adaptif, dab terbebas dari narkoba yang dapat memberikan kontribusi positif sebagai penerus bangsa di masa mendatang.









