Banyuwangi, seblang.com – Dalam menyikapi rencana rekrutmen guru dalam program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap ketiga, Komisi IV DPRD Banyuwangi menggelar pertemuan dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Kabupaten Banyuwangi, Selasa (08/02/2022).
Dalam pertemuan tersebut Sudarman, Ketua PGRI Banyuwangi mengungkapkan seleksi Guru P3K untuk kabupaten Banyuwangi kuotanya 3.620 sementara pesertanya sekitar 2.700 orang, seharusnya tidak terjadi persaingan yang begitu ketat.
“Setelah kami lihat seleksi tahap satu dan dua yang sudah lolos sekitar 1.900 sehingga ada yang belum lolos. Harapan PGRI bagi guru yang belum lolos dalam tahap 3 nanti, ada perlakuan yang agak berbeda dari pemerintah daerah sebagai calon pengguna, yang mengawasi kinerja dan memberikan SK maupun yang memberikan gaji pemerintah daerah meskipun anggaran DAU APBN,” jelas Sudarman
Selanjutnya dia berharap pemerintah daerah berupaya memberikan kemudahan dalam seleksi tahap ketiga agar lolos. Kemudian apabila berbicara kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para guru bisa mendapatkan treatmen penguatan setelah mereka lolos. Karena seleksi guru P3K tahap ketiga merupakan kesempatan bagi pemerintah bisa mengangkat para guru yang sudah mengabdi cukup lama di dunia pendidikan.
Sementara Ficky Septalinda, Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi menyatakan dasar yang disampaikan oleh PGRI Banyuwangi cukup jelas terkait kuota rekrutmen guru dengan jumlah peserta pada dasarnya sebenarnya masih besar peluangnya.









